Pada awal tahun 70an Disc Jockey mulai masuk ke Indonesia. Waktu itu,
banyak pesta-pesta yang sering diadakan dirumah dan banyak pula yang
melayani jasa untuk pesta tersebut (Mobile Disco). Meskipun sudah
memiliki turntable dan piringan hitam tetapi para DJ belum melakukan
tehnik mixing, Karena mixer (khusus untuk DJ) masih langka sekali. Dan
mulailah bermunculan Disco-disco dijakarta pada masa itu di seperti :
Tanamur, Taboo, dan pada waktu pekerjaan sebagai Disc Jockey hanya
pekerjaan sambilan saja.
Akhirnya dari tahun ke tahun semakin banyak Discoteque yang bermunculan
dengan kualitas tempat (Disco) dan Dj yang lebih bagus dari sebelumnya
seperti : 2001 Club, Mash 76, Justine, Dll. Banyak anak-anak muda yang
mulai tertarik dengan perkerjaan sebagai Disc Jockey dan banyak yang
mulai belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar